PMII Kritik Keras Ketidakpedulian DLH Lampung Selatan terhadap Pelestarian Mangrove

- Jurnalis

Jumat, 26 Desember 2025 - 14:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG SELATAN – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Lampung Selatan menyayangkan sikap abai Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lampung Selatan dalam kegiatan penanaman mangrove yang digelar di Desa Tridharmayoga, Ketapang, Kamis (25/12/2025).

Kegiatan Shodaqoh Oksigen: Penanaman Mangrove yang diinisiasi PMII bersama NU Care-Lazisnu dan kolaborasi dengan beberapa komunitas serta masyarakat setempat tersebut berlangsung tanpa kehadiran maupun dukungan dari DLH Lampung Selatan.

Ketua Cabang PMII Lampung Selatan, Nico Mardana, menyampaikan kekecewaannya atas absennya peran DLH dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, instansi teknis yang memiliki tanggung jawab langsung terhadap pelestarian lingkungan seharusnya hadir memberikan dukungan.

[ADS SPACE IKLAN]

“Kami sangat menyayangkan ketidakhadiran dan minimnya perhatian dari Dinas Lingkungan Hidup Lampung Selatan. Ketika pemuda dan masyarakat bergerak secara swadaya untuk merawat alam, seharusnya pemerintah hadir memberi dukungan, pendampingan, dan penguatan kebijakan, bukan justru abai,” tegas Nico.

Mengusung tema “Taubat Ekoteologi Warga Nahdliyin: Merawat Alam untuk Masa Depan Peradaban”, kegiatan ini merupakan wujud nyata peran pemuda dan masyarakat dalam menjaga kelestarian ekosistem mangrove.

Baca Juga :  Rekanan Lama Kuasai Anggaran 2026, FAGAS: Anggaran Dinkes Pesibar Banyak Masalah

Nico menilai ketidakhadiran DLH mencerminkan lemahnya sensitivitas pemerintah daerah terhadap gerakan lingkungan berbasis partisipasi masyarakat. Padahal, sinergi antara pemerintah dan organisasi kepemudaan menjadi kunci utama dalam menghadapi krisis ekologis, khususnya kerusakan kawasan pesisir yang terus meningkat di Lampung Selatan.

“Penanaman mangrove bukan sekadar aksi simbolik, melainkan aksi nyata, bagian dari ikhtiar moral dan ekologis yang berkelanjutan,” jelasnya.

Ia menegaskan, PMII Lampung Selatan akan terus konsisten mengawal isu lingkungan hidup sebagai bagian dari tanggung jawab moral kader pergerakan. Negara, lanjutnya, tidak boleh lepas tangan dalam urusan ekologis yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat pesisir.

“Merawat lingkungan adalah amanat konstitusi dan nilai keislaman. Ketidakpedulian terhadap krisis ekologis hari ini sama saja dengan menggadaikan masa depan generasi mendatang,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, PC PMII Lampung Selatan berharap DLH Lampung Selatan ke depan dapat bersikap lebih terbuka, responsif, dan kolaboratif terhadap inisiatif pemuda dan masyarakat. Kehadiran pemerintah daerah dinilai penting agar upaya pelestarian lingkungan tidak berjalan sendiri, melainkan menjadi gerakan bersama yang terstruktur dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Anggaran Kesbangpol Lamsel Disorot, FAGAS: Belanja Pihak Ketiga Berkutat di Segelintir Nama

Hingga berita ini diturunkan, DLH Lampung Selatan belum memberikan tanggapan terkait kritik tersebut.

Follow WhatsApp Channel lensapost.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rekanan Lama Kuasai Anggaran 2026, FAGAS: Anggaran Dinkes Pesibar Banyak Masalah
Evaluasi Total Keselamatan Tol Bakter
FAGAS Soroti Belanja Janggal di Sekretariat DPRD Tanggamus, dari Koran Rp 2 Miliar hingga Samsung Z Fold 7
Aksi 14 Oktober, FAGAS Tagih Transparansi Dana Pendidikan Tanggamus
Bongkar “Aib” Dinas PUPR Pringsewu, FAGAS: Sarat Praktik Pengondisian
94 Persen Anggaran Mengalir ke Satu Perusahaan, Enam Aplikasi Rp777 Juta ke Satu Penyedia, FAGAS Soroti Belanja Bagian PBJ Tanggamus
Pola Belanja Sekwan Pringsewu Disorot, FAGAS: terdapat 17 Penyedia “Langganan” serta Makan Minum Selama 2 Tahun Mengalir ke Satu Penyedia
Hadirkan Raffi Ahmad, Ribuan Anggota Satlinmas Ikuti Kemah Bhakti Satya Linmas di Bandar Lampung
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Rekanan Lama Kuasai Anggaran 2026, FAGAS: Anggaran Dinkes Pesibar Banyak Masalah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:02 WIB

Evaluasi Total Keselamatan Tol Bakter

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:07 WIB

FAGAS Soroti Belanja Janggal di Sekretariat DPRD Tanggamus, dari Koran Rp 2 Miliar hingga Samsung Z Fold 7

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Aksi 14 Oktober, FAGAS Tagih Transparansi Dana Pendidikan Tanggamus

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Bongkar “Aib” Dinas PUPR Pringsewu, FAGAS: Sarat Praktik Pengondisian

Berita Terbaru

LAMPUNG

Evaluasi Total Keselamatan Tol Bakter

Selasa, 20 Okt 2026 - 12:02 WIB