LENSAPOST.CO, Bandar Lampung – Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Lampung, dr. Jihan Nurlela, M.M., melantik Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL), Prof. H. Wan Jamaluddin, Z., M.Ag., Ph.D., sebagai Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus) beserta jajaran Pengurus Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus) dan Pembina Gudep 09.029–09.030 UIN RIL Masa Bakti 2025–2027 di Ruang Abung, Gedung Balai Keratun, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Jumat (7/8/2026).
Pelantikan dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Lampung Nomor 057 Tahun 2026. Usai dilantik sebagai Kamabigus, Prof. Wan Jamaluddin melantik Abdul Rahman sebagai Ketua Gudep 09.029 dan Suslina Sanjaya sebagai Ketua Gudep 09.030 beserta jajaran pembina Gugus Depan lainnya.

Dalam sambutannya, Jihan menegaskan bahwa amanah sebagai pengurus Mabigus dan Pembina Gudep bukan sekadar jabatan organisasi, tetapi tanggung jawab membentuk karakter generasi muda melalui pendidikan kepramukaan.

“Kepercayaan ini bukan sekadar jabatan organisasi, tetapi merupakan amanah untuk membentuk karakter generasi muda melalui pendidikan kepramukaan,” ujar Jihan.
Menurutnya yang juga sebagai Wakil Gubernur Lampung, pendidikan karakter tidak cukup dibangun melalui pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga melalui keteladanan, pembiasaan, pengalaman nyata, kepemimpinan, kerja sama, kepedulian sosial, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Pendidikan karakter membutuhkan keteladanan, pembiasaan, pengalaman nyata, kepemimpinan, kerja sama, kepedulian sosial, dan pengabdian kepada masyarakat. Seluruh hal tersebut ada dalam Gerakan Pramuka,” katanya.
Jihan mengatakan, di tengah derasnya arus informasi dan tantangan perkembangan teknologi digital, Gerakan Pramuka harus tetap menjadi benteng pembentukan karakter generasi muda. Ia menilai gugus depan di perguruan tinggi memiliki posisi strategis sebagai wahana pembentukan calon pemimpin bangsa yang berintegritas sekaligus media implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pendidikan kepramukaan.
Ia juga menegaskan bahwa Majelis Pembimbing Gugus Depan memiliki tanggung jawab strategis dalam menjamin keberlangsungan penyelenggaraan pendidikan kepramukaan melalui bimbingan, arahan, nasihat, dan pertimbangan kepada gugus depan.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Kwarda Lampung menyerahkan Sertifikat Akreditasi A Gugus Depan 09.029–09.030 UIN RIL dari Kwartir Nasional Gerakan Pramuka kepada Prof. Wan Jamaluddin selaku Kamabigus.
Sementara itu, Prof. Wan Jamaluddin menyampaikan apresiasi kepada Ketua Kwarda Lampung atas dukungan terhadap pengembangan Gerakan Pramuka di UIN RIL. Ia menilai pelantikan Mabigus merupakan amanat Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka yang menempatkan Mabigus dan pengurus gudep sebagai unsur penting dalam tata kelola kepramukaan di perguruan tinggi.
“Pembinaan Pramuka di lingkungan kampus tidak seharusnya bersifat kaku ataupun memaksakan kehendak. Sebaliknya, pembinaan harus dilaksanakan secara adaptif, berbasis riset, serta memberikan ruang bagi aspirasi dan kepemimpinan mandiri yang dimiliki adik-adik Pramuka,” ujar Rektor.

Menurutnya, keberhasilan pembinaan Pramuka sangat bergantung pada sinergi antara Majelis Pembimbing, pembina, pelatih, dan Dewan Racana. Tugas pembina bukan hanya mengarahkan, tetapi juga mendampingi dan memfasilitasi potensi mahasiswa agar berkembang menjadi pribadi yang berkarakter sesuai motto UIN RIL, yakni Intellectuality, Spirituality, Integrity.
Rektor juga menyampaikan rasa syukur atas diraihnya Akreditasi A oleh Gudep UIN RIL. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti komitmen dan kualitas tata kelola kepramukaan di lingkungan kampus.
“Pencapaian ini merupakan bukti nyata komitmen, kualitas, dan tata kelola kepramukaan yang unggul di kampus kita. Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Lampung, Kwarda Lampung, Majelis Pembimbing, dan seluruh pengurus Gudep atas dukungan, bimbingan, sinergi, dan kerja kerasnya,” kata Prof. Wan Jamaluddin.

Ia berharap kepengurusan Mabigus dan Gudep yang baru dapat memperkuat pembinaan karakter mahasiswa, menjaga semangat pengabdian, serta terus mengembangkan Gerakan Pramuka sebagai bagian dari upaya mencetak generasi yang berintegritas dan berdaya saing.
Acara dihadiri Ketua Harian Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Lampung, anggota Mabida dan Mabidari, unsur pimpinan Kwarda Lampung, para wakil rektor, kepala biro, dekan, guru besar, jajaran pengurus Gudep, Dewan Racana Rimbaku Trisila, Purna Racana, serta tamu undangan lainnya.
















Komentar