LENSAPOST.CO, βMETRO β Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela menyerukan para lulusan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Lampung untuk tidak berhenti pada pencapaian akademik. Ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan harus dihilirisasi menjadi inovasi yang mampu memberikan manfaat sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya di desa.
βPesan tersebut disampaikan Jihan saat memberikan sambutan dalam acara wisuda UNU Lampung yang digelar di Hotel Idea, Kota Metro, Sabtu (22/8/2026).
βMengawali sambutannya, Jihan mengajak seluruh wisudawan dan tamu undangan mendoakan masyarakat di sejumlah daerah yang tengah menghadapi bencana, termasuk saudara-saudara mereka di Nusa Tenggara Timur dan Kalimantan.
βββSemoga saudara-saudara kita yang berada di daerah terdampak bencana diberikan kekuatan dan kemampuan untuk segera pulih. Mari kita berikan energi dan doa untuk membersamai mereka dalam menghadapi ujian,β ujar Jihan.
ββAtas nama Pemerintah Provinsi Lampung, Jihan menyampaikan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati beserta keluarga. Menurutnya, wisuda bukanlah akhir perjalanan pendidikan, melainkan awal untuk memasuki fase kehidupan yang penuh tantangan sekaligus peluang.
βIa mengatakan, toga yang dikenakan para wisudawan merupakan hasil dari perjuangan panjang. Di baliknya terdapat perjuangan menyelesaikan tugas dan revisi, doa orang tua yang tidak pernah berhenti, serta ketulusan para dosen dalam membimbing dan mendampingi mahasiswa.
βKarena itu, Jihan memberikan apresiasi tidak hanya kepada para lulusan, tetapi juga kepada orang tua dan keluarga yang turut merasakan kebahagiaan atas pencapaian tersebut.
βMemasuki dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat, kata Jihan, para lulusan akan menghadapi tantangan yang berbeda dengan dunia pendidikan. Karena itu, ilmu yang telah diperoleh harus mampu diterjemahkan menjadi karya dan inovasi yang memberikan manfaat nyata.
ββIa juga mengingatkan para lulusan agar tidak kehilangan integritas dan adab dalam menghadapi perubahan zaman.
ββDunia hari ini tidak kekurangan orang-orang cerdas. Dunia masih membutuhkan orang-orang yang mempunyai integritas, karakter dan adab dalam bekerja, mengabdi, serta melakukan eksplorasi sumber daya,β katanya.
βJihan menilai lulusan UNU Lampung memiliki keunggulan karena tidak hanya mendapatkan bekal akademik, tetapi juga nilai-nilai keislaman, kebangsaan, pengabdian kepada masyarakat, serta karakter Ahlussunnah wal Jamaah.
ββMenurutnya, bekal tersebut menjadi modal penting bagi para lulusan ketika menentukan pilihan dalam perjalanan kehidupan.
βββKeberhasilan seseorang tidak hanya diukur dari seberapa tinggi jabatan yang diraih, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dapat diberikan kepada orang lain,β ujarnya.
βDorong Sarjana Kembali ke Desa
ββLebih jauh, Jihan meminta para lulusan UNU Lampung dari berbagai disiplin ilmu untuk tidak melupakan desa sebagai ruang pengabdian sekaligus ruang pengembangan ekonomi.
βMenurutnya, masyarakat desa memiliki kontribusi besar dalam menopang perekonomian Lampung. Namun, proses industrialisasi dan hilirisasi selama ini lebih banyak berlangsung di kawasan perkotaan.
βKarena itu, ia mendorong lulusan pertanian, agribisnis, peternakan, administrasi bisnis, teknologi informasi, kewirausahaan, dan bidang lainnya untuk membawa keilmuan mereka ke desa.
βββYang dari desa, tetap dari desa mengembangkan keilmuan. Kembangkan itu di desa-desa. Masyarakat kita yang menopang PDRB di daerah adalah masyarakat dari desa,β tegas Jihan.
ββIa berharap para sarjana UNU Lampung mampu membawa inovasi, teknologi, dan pengetahuan untuk mengoptimalkan potensi ekonomi desa.
ββJihan juga memastikan Pemerintah Provinsi Lampung siap membersamai berbagai upaya tersebut melalui instrumen pembangunan yang tersedia.
βββKembalilah mengabdi di desa untuk membangun dan mengungkit ekonomi daerah dan desa-desa. Kami akan membersamai dan mendampingi bagaimana potensi itu bisa terungkit,β katanya.
β
βDi hadapan keluarga besar UNU Lampung, Jihan berharap perguruan tinggi tersebut terus berkembang dan semakin banyak mencetak sumber daya manusia berkualitas.
βIa juga berharap ke depan UNU Lampung memiliki lebih banyak dosen bergelar doktor hingga lahir guru besar.
ββSaya titip LLDIKTI untuk bisa mengayomi dan membersamai Universitas Nahdlatul Ulama. Cita-citanya ke depan sudah ada guru besar, sudah tercetak dosen-dosen yang berstatus doktor dan semakin banyak sumber daya manusia berkualitas,β ujarnya.
βAcara wisuda tersebut turut dihadiri dan diisi sambutan oleh Rektor UNU Lampung Dr. Miftahudin, Ketua LLDIKTI Wilayah II Bagian Kelembagaan Win Honaini, S.H., M.Si., Ketua PWNU Lampung Dr. Puji Raharjo, serta Ketua LPT PBNU yang diwakili anggotanya, Prof. Dr. H. Ahmad Tholabi Kharlie.
ββ12 Wisudawan Terbaik
βDalam wisuda tersebut, sebanyak 12 lulusan dinobatkan sebagai wisudawan terbaik dari masing-masing program studi.
βMereka yakni Ayu Febriyanti, S.Pd., dari Program Studi Pendidikan Matematika dengan IPK 4,00; Dinda Ardiyanti Safitri, S.Pd., dari Pendidikan Guru Sekolah Dasar dengan IPK 3,89; Rindi Noviana, S.Pd., dari Pendidikan Bahasa Inggris dengan IPK 3,75; dan Siti Nuraisyah, S.Pd., dari Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi dengan IPK 3,95.
βSelanjutnya, Dhea Nova Ariska, S.Kom., dari Sistem Informasi dengan IPK 3,93; Febby Yuliana Sari, S.Stat., dari Statistika dengan IPK 3,93; Ferry Khusnil Arief, S.Kom., dari Teknik Informatika dengan IPK 3,90; serta Ari Kurniawan, S.T., dari Teknik Elektro dengan IPK 3,73.
βKemudian Anggie Agustin, S.P., dari Agribisnis dengan IPK 3,96; Emas Ayuningsih, S.Pt., dari Peternakan dengan IPK 3,75; Fiki Tazkiya, S.Bns., dari Bisnis Digital dengan IPK 3,56; serta Eva Yuliana, S.Bns., dari Kewirausahaan dengan IPK 3,92.
βMenutup sambutannya, Jihan menyampaikan pantun yang menjadi pesan bagi para wisudawan agar terus melanjutkan perjuangan setelah menyelesaikan pendidikan.
ββKe Teluk Lampung menikmati senja,
βIndah dipandang menyejukkan hati.
βHari ini bukan akhir sebuah cerita,
βTeruslah berprestasi untuk membanggakan negeri.β
















Komentar