Lampung Matangkan Kelas Migran Vokasi 2026/2027, 193 Lulusan SMK Lolos Seleksi Awal ke Jepang

- Jurnalis

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

lensapost.co — Pemerintah Provinsi Lampung terus mematangkan persiapan Kelas Migran Vokasi Tahun Ajaran 2026/2027, program yang dirancang sebagai jalur resmi penyiapan tenaga kerja asal Lampung untuk bekerja di Jepang. Pembahasan terbaru digelar dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Wakil Gubernur Jihan Nurlela, bertempat di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung, Selasa (21/7/2026).

Kepala Disdikbud Lampung, Thomas Amirico, menjelaskan bahwa pelaksanaan program tahun ini berbeda signifikan dibanding periode-periode sebelumnya. Calon peserta kini wajib melalui rangkaian seleksi yang jauh lebih ketat agar sesuai dengan standar penerimaan tenaga kerja di Jepang.

Screening kita perketat, mulai dari pemeriksaan kesehatan, kondisi mata, fisik, tinggi badan hingga kesiapan mental. Tujuannya agar peserta yang mengikuti program benar-benar memenuhi kualifikasi dan tidak berhenti di tengah proses pembelajaran,” kata Thomas.

Sejumlah persyaratan fisik yang diberlakukan antara lain calon peserta tidak boleh buta warna, harus memenuhi standar tinggi badan tertentu, serta tidak memiliki riwayat patah tulang. Menurut Thomas, aturan ini penting untuk memastikan peserta mampu menuntaskan seluruh proses pelatihan hingga selesai — sesuatu yang belum diterapkan secara ketat pada angkatan-angkatan sebelumnya.

[ADS SPACE IKLAN]
Baca Juga :  "Baliho Anak Walikota Diduga Langgar Perwali", Pemkot Bandar Lampung Seolah Pasang Badan

Hasil asesmen dan screening tahap pertama telah rampung, dengan 193 lulusan SMK dinyatakan lolos seleksi awal. Mereka merupakan lulusan sekolah yang baru saja menyelesaikan pendidikan pada tahun ini dan akan menjadi angkatan pertama Kelas Migran Vokasi.

Para peserta ini akan melanjutkan ke screening tahap kedua sebelum menjalani pelatihan pemantapan di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) selama dua bulan.

Perubahan besar juga terjadi pada pola pembelajaran. Jika sebelumnya pelatihan bahasa Jepang hanya diberikan sebagai kegiatan ekstrakurikuler dua kali sepekan, kini peserta akan belajar bahasa Jepang setiap hari selama dua hingga tiga bulan.

Jadi yang benar-benar ingin berangkat ke Jepang akan fokus belajar bahasa Jepang setiap hari,” ujar Thomas.

Selain memantapkan angkatan pertama, Disdikbud Lampung juga telah membuka pendaftaran untuk angkatan kedua. Sosialisasi program tengah berjalan, dan pada akhir Juli 2026 akan dibuka tahap peminatan bagi calon peserta baru. Jumlah peserta yang diterima pada angkatan berikutnya akan disesuaikan dengan hasil screening, mengingat seluruh persyaratan fisik dan kesehatan akan diperiksa secara menyeluruh

Baca Juga :  "Baliho Anak Walikota Diduga Langgar Perwali", Pemkot Bandar Lampung Seolah Pasang Badan

Thomas menambahkan, para peserta program nantinya akan ditempatkan di berbagai sektor pekerjaan di Jepang sesuai minat dan kebutuhan pasar kerja setempat, di antaranya sektor caregiver (perawatan lansia), konstruksi, dan hospitality (perhotelan/pariwisata).

Dengan penerapan standar seleksi yang lebih ketat serta intensitas pembelajaran bahasa yang meningkat, Pemprov Lampung berharap program ini dapat menghasilkan tenaga kerja yang benar-benar siap secara fisik, mental, maupun kompetensi bahasa sebelum diberangkatkan ke Jepang. (red/lensapost.co)

Follow WhatsApp Channel lensapost.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ditemukan Dugaan Pencemaran Lingkungan, LSM-GILAS Kecam PT. ADL
“Baliho Anak Walikota Diduga Langgar Perwali”, Pemkot Bandar Lampung Seolah Pasang Badan
Gubernur Mirza Pimpin Upacara HUT ke-81 RI Tingkat Provinsi Lampung, Kobarkan Semangat Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur
Massa Aksi ALAM BAKA Diterima Audiensi Ditjen Perkebunan, Surat Tuntutan Diproses
ALAM BAKA Demo di Danantara: Desak Audit Aset PTPN I dan Evaluasi KDMP-KNMP Lampung
Pemprov Lampung Raih Apresiasi Terbaik II Akses Penduduk terhadap Pelayanan Pendidikan Regional Sumatera
ALAM BAKA Guncang BGN, Bongkar Sisi Gelap MBG Lampung
Diterima Audiensi Kejagung, ALAM BAKA Desak Kasus Pesawaran, Way Kanan, dan Lampung Timur Dituntaskan
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 12:58 WIB

Ditemukan Dugaan Pencemaran Lingkungan, LSM-GILAS Kecam PT. ADL

Senin, 7 September 2026 - 13:04 WIB

“Baliho Anak Walikota Diduga Langgar Perwali”, Pemkot Bandar Lampung Seolah Pasang Badan

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:02 WIB

Gubernur Mirza Pimpin Upacara HUT ke-81 RI Tingkat Provinsi Lampung, Kobarkan Semangat Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:17 WIB

Massa Aksi ALAM BAKA Diterima Audiensi Ditjen Perkebunan, Surat Tuntutan Diproses

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:04 WIB

ALAM BAKA Demo di Danantara: Desak Audit Aset PTPN I dan Evaluasi KDMP-KNMP Lampung

Berita Terbaru

Tanggamus

Ditemukan Dugaan Pencemaran Lingkungan, LSM-GILAS Kecam PT. ADL

Sabtu, 12 Sep 2026 - 12:58 WIB