x

Lebaran 2026 Jatuh pada 21 Maret, Menag Ajak Seluruh Umat Jaga Kebersamaan

waktu baca 3 menit
Kamis, 19 Mar 2026 21:13 3 Redaksi

LENSAPOST.CO, JAKARTA — Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) resmi menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idulfitri 2026 jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026. Penetapan ini diumumkan oleh Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar setelah sidang isbat yang digelar pada Jumat malam, 20 Maret 2026, di Kantor Kementerian Agama, Jakarta.

Sidang isbat yang dihadiri oleh para perwakilan ormas Islam, ahli falak, Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta sejumlah duta besar negara sahabat itu berjalan lancar. Berdasarkan laporan dari 114 titik rukyatul hilal yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia, hilal terlihat di beberapa titik dengan ketinggian rata-rata 4,2 derajat di atas ufuk.

“Alhamdulillah, hilal telah terlihat secara meyakinkan. Sidang isbat dengan bulat menyepakati bahwa 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Dengan ini, umat Islam di seluruh Indonesia dapat melaksanakan salat Idulfitri besok pagi,” ujar Menag Nasaruddin Umar dalam konferensi pers usai sidang.

Dalam kesempatan tersebut, Menag Nasaruddin Umar menyampaikan pesan yang menyentuh hati kepada seluruh umat beragama di Indonesia. Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum Lebaran 2026 sebagai sarana mempererat persatuan, saling memaafkan, dan merawat keberagaman yang menjadi kekuatan bangsa.

[ADS SPACE IKLAN]

“Lebaran bukan hanya milik umat Islam. Lebaran adalah momentum kebangkitan jiwa sosial kita bersama. Mari kita jadikan Idulfitri sebagai titik tolak untuk memperkuat ukhuwah wathaniyah — persaudaraan kebangsaan yang lintas suku, agama, dan budaya,” tegasnya.

Menag juga mengimbau masyarakat untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama masa libur Lebaran, menghindari tindakan yang dapat memecah belah, serta memanfaatkan teknologi digital secara bijak dalam berbagi ucapan dan kebahagiaan.

Pemerintah telah mempersiapkan berbagai langkah untuk memastikan kelancaran perayaan Idulfitri 2026. Koordinasi lintas kementerian dan lembaga telah dilakukan jauh-jauh hari, mulai dari pengamanan arus mudik, ketersediaan bahan pokok, hingga layanan kesehatan di sejumlah titik keramaian.

Kementerian Agama juga telah mengeluarkan panduan pelaksanaan salat Idulfitri yang merujuk pada protokol kesehatan dan tertib beribadah di ruang publik. Lebih dari 500.000 masjid dan musala di seluruh Indonesia siap menyelenggarakan salat Id dengan khidmat dan tertib.

Pemerintah menetapkan libur nasional Idulfitri 1447 H pada 21-22 Maret 2026, dengan cuti bersama yang berlaku mulai 19 hingga 25 Maret 2026. Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan waktu libur ini dengan kegiatan positif, silaturahmi, dan menjauhkan diri dari perilaku yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.

KeteranganDetail
1 Syawal 1447 HSabtu, 21 Maret 2026
Hari Libur Nasional21-22 Maret 2026
Cuti Bersama19-25 Maret 2026
Pelaksana Sidang IsbatKementerian Agama RI
Jumlah Titik Rukyat114 titik di seluruh Indonesia
Ketinggian Hilal Rata-rata4,2 derajat di atas ufuk

Menutup pernyataannya, Menag Nasaruddin Umar mengucapkan selamat Hari Raya Idulfitri kepada seluruh umat Islam dan masyarakat Indonesia. Ia berharap semangat Lebaran dapat menjadi energi baru untuk bersama-sama membangun bangsa yang lebih maju, adil, dan beradab.

“Taqabbalallahu minna wa minkum. Selamat Idul Fitri 1447 H. Mohon maaf lahir dan batin,” pungkasnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x