LensaPost.co, Bandar Lampung – Ketua Front Aksi Anti Gratifikasi (FAGAS) Lampung, Fadli Khoms, mendesak pengelola Tol Bakauheni–Terbanggi Besar (Bakter) segera melakukan evaluasi total setelah kecelakaan di sekitar KM 131–132 yang dipicu asap tebal hingga mengganggu jarak pandang pengendara.
Kecelakaan terjadi pada Minggu (18/10/2026) sekitar pukul 15.00 WIB di KM 132 jalur B, wilayah Kecamatan Gunung Sugih, Lampung Tengah, saat sebuah Toyota Rush ditabrak truk dari belakang. Asap yang menyelimuti jalan tol berasal dari kebakaran TPA Bandar Jaya dan menutupi ruas KM 132+000 hingga KM 132+600, sekitar 600 meter.
Dua penumpang Toyota Rush mengalami luka-luka dan dirawat di RS Harapan Bunda, Gunung Sugih. Proses evakuasi sempat terkendala karena korban terjepit, namun keduanya dilaporkan selamat.
Fadli menilai kejadian ini tidak boleh dianggap musibah biasa. Menurutnya, pengelola jalan tol wajib menjamin keselamatan pengguna jalan yang sudah membayar tarif mahal. Ia menegaskan bahwa standar pelayanan minimal harus dipenuhi dan tidak boleh sekadar formalitas. Ia juga mempertanyakan mengapa asap setebal itu sampai menutup jalur tol tanpa penanganan yang cepat.
Fadli juga meminta Penyebab kecelakaan dan kebakaran TPA diusut transparan dan hasilnya disampaikan ke publik, serta Pengelola tol dan pemerintah daerah menyiapkan sistem peringatan dini serta penanganan asap atau kebakaran di sepanjang ruas tol.
“Kami menegaskan bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama, bukan sekadar urusan tarif dan bisnis infrastruktur,” Tutup Fadli














Komentar