Diskusi Majelis Jum’at Klasika: Membaca Bencana Ekologis di Antara Alam atau Sistem yang Gagal?

- Jurnalis

Kamis, 18 Desember 2025 - 10:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Apresiasi

Majelis Jum’at Klasika edisi Desember 2025 kembali digelar dengan mengangkat tema besar Jalan Panjang Menuju Keadilan Ekologis.

Tema ini dipilih sebagai respons terhadap semakin seringnya bencana ekologis yang melanda berbagai wilayah di Indonesia, sekaligus menjadi ruang refleksi kritis atas relasi antara manusia, alam, dan sistem sosial yang mengaturnya.

Dalam edisi kali ini, Majelis Jum’at Klasika mengusung subtema diskusi “Bencana Ekologis: Alam Menghukum atau Sistem yang Gagal?”.

[ADS SPACE IKLAN]

Subtema ini mendorong publik untuk tidak berhenti pada pemahaman bencana sebagai peristiwa alam semata, melainkan menelusuri akar-akar struktural yang sering tersembunyi di baliknya.

Direktur Klasika, Ahmad Mufid, menyampaikan bahwa kegiatan akan dilaksanakan pada Jum’at, 19 Desember 2025, pukul 18.30 WIB, bertempat di Rumah Ideologi Klasika.

Baca Juga :  ALAM BAKA Guncang BGN, Bongkar Sisi Gelap MBG Lampung

Kegiatan ini terbuka untuk umum dan diharapkan menjadi ruang dialog inklusif bagi siapa pun yang memiliki kepedulian terhadap isu keadilan ekologis.

Menurut Ahmad Mufid, Majelis Jum’at Klasika bukan hanya forum diskusi intelektual, tetapi juga ruang perjumpaan gagasan, pengalaman, dan kegelisahan bersama.

Melalui diskusi ini, Klasika ingin mendorong lahirnya kesadaran kolektif bahwa krisis ekologis yang terjadi saat ini bukan persoalan yang berdiri sendiri, melainkan erat kaitannya dengan pilihan-pilihan kebijakan dan arah pembangunan.

Selama ini, bencana seperti banjir, tanah longsor, kebakaran hutan, hingga krisis air sering dipahami sebagai bencana alam yang tak terelakkan.

Baca Juga :  ALAM BAKA Siapkan Aksi Besar ke Jakarta, Tuntut Kejagung-KPK Usut Tuntas Korupsi Lampung

Alam pun kerap diposisikan sebagai pihak yang “menghukum” manusia melalui peristiwa tersebut. Padahal, jika ditelusuri lebih jauh, hampir seluruh bencana ekologis memiliki keterkaitan kuat dengan aktivitas dan keputusan manusia.

Alih fungsi lahan yang tak terkendali, eksploitasi sumber daya alam tanpa batas, serta tata ruang yang tunduk pada kepentingan modal menjadi faktor dominan yang memperparah kerentanan ekologis.

Diskusi kali ini akan menghadirkan Irfan Tri Musri, Direktur WALHI Lampung, sebagai narasumber. Majelis Jum’at Klasika mengajak publik untuk memahami bahwa bencana bukan sekadar peristiwa alam, tetapi persoalan sistemik yang memerlukan refleksi kritis dan aksi kolektif.

Follow WhatsApp Channel lensapost.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sociopreneur Club Bersama MHC Metaganik, Gerakkan Kepedulian Kesehatan Anak dari Desa
ALAM BAKA Guncang BGN, Bongkar Sisi Gelap MBG Lampung
Diterima Audiensi Kejagung, ALAM BAKA Desak Kasus Pesawaran, Way Kanan, dan Lampung Timur Dituntaskan
ALAM BAKA Siapkan Aksi Besar ke Jakarta, Tuntut Kejagung-KPK Usut Tuntas Korupsi Lampung
IKA SUKA Lampung Gelar Reorganisasi, Prof. Dr. Safari Daud Nakhodai Kepengurusan Baru
Prabowo Sebut Jurnalis dan LSM “Londo Ireng”, Jurnalis LENSAPOST: Ini Melukai Kemerdekaan Pers
SIKAD Geruduk Kejati Lampung, Tuntut Penahanan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Aris Tama: Penegakan Hukum Harus Bebas dari Tarik-Menarik Politik
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:23 WIB

Sociopreneur Club Bersama MHC Metaganik, Gerakkan Kepedulian Kesehatan Anak dari Desa

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:02 WIB

ALAM BAKA Guncang BGN, Bongkar Sisi Gelap MBG Lampung

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:31 WIB

Diterima Audiensi Kejagung, ALAM BAKA Desak Kasus Pesawaran, Way Kanan, dan Lampung Timur Dituntaskan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 01:37 WIB

ALAM BAKA Siapkan Aksi Besar ke Jakarta, Tuntut Kejagung-KPK Usut Tuntas Korupsi Lampung

Senin, 27 Juli 2026 - 12:25 WIB

IKA SUKA Lampung Gelar Reorganisasi, Prof. Dr. Safari Daud Nakhodai Kepengurusan Baru

Berita Terbaru

PENDIDIKAN

Wagub Jihan Dorong Sarjana UNU Lampung Jadi Motor Ekonomi Desa

Sabtu, 22 Agu 2026 - 15:41 WIB