Tayangan Trans7 Soal Pesantren Adalah Framing yang Merugikan, Tapi Juga Momentum Refleksi untuk Santri

- Jurnalis

Jumat, 17 Oktober 2025 - 08:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Apresiasi

LENSAPOST.CO, Bandarlampung, 17 Oktober 2025 Ketua Forum Mahasiswa Pagar Nusa (FMPN) Lampung, Yoksa Adrinata, memberikan tanggapan terkait vidio yang beredar luas di media sosial, berisi kritik terhadap tayangan Trans7 yang membahas kehidupan pesantren dan tokoh agama (kiai).

Dalam keterangannya, Yoksa menilai tayangan tersebut sarat dengan framing negatif terhadap dunia pesantren.

“Trans7 telah menampilkan pesantren seolah-olah identik dengan kemewahan, kekuasaan, dan eksploitasi. Narasi seperti itu berpotensi merusak citra lembaga yang selama ini menjadi benteng moral dan peradaban bangsa,” ujarnya.

Yoksa juga menyoroti isi tayangan yang menyinggung isu kemewahan dan adab santri yang dianggap berlebihan.

[ADS SPACE IKLAN]

Menurutnya, kritik tersebut lahir dari keprihatinan dan rasa cinta terhadap pesantren.

“Memang ada oknum yang menyalahgunakan posisi dan ketawaduan santri, tapi itu bukan wajah pesantren secara keseluruhan. Kita harus bisa membedakan antara oknum dan sistem nilai pesantren yang sesungguhnya,” tegasnya.

Yoksa menilai bahwa tanyangan trans 7 tersebut juga mengandung pesan reflektif bagi kalangan santri sendiri.

Baca Juga :  ‎Bapenda Siapkan 45 Water Meter, Munir: Seluruh Wajib Pajak Air Permukaan Harus Diukur

Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara adab dan logika.

“Santri harus tetap tawadhu kepada kiai, tetapi juga tidak boleh kehilangan nalar kritis. Menghormati guru itu wajib, namun yang berlebihan itu tidak benar. Adab dan akal sehat harus berjalan beriringan,” jelasnya.

Dalam pernyataannya, Yoksa juga mengecam keras media yang menyajikan tayangan keagamaan tanpa etika dan keseimbangan informasi.

Ia mengingatkan bahwa media memiliki tanggung jawab moral dalam menyampaikan konten publik.

“Media dan pesantren sama-sama rumah ilmu. Tapi ketika keduanya lupa pada etika, yang tersisa hanyalah luka. Tayangan yang tidak berimbang justru menimbulkan perpecahan dan kesalahpahaman,” ujarnya menegaskan.

Yoksa menambahkan, peristiwa ini seharusnya menjadi momentum bagi semua pihak untuk introspeksi.

Baca Juga :  Diterima Audiensi Kejagung, ALAM BAKA Desak Kasus Pesawaran, Way Kanan, dan Lampung Timur Dituntaskan

Bagi santri, agar tetap menjaga kehormatan pesantren dengan berpikir kritis dan beradab. Bagi media, agar lebih hati-hati dan beretika dalam mengangkat isu keagamaan.

“Kebenaran bukan hanya soal apa yang terlihat di layar, tapi juga tentang bagaimana kita melihatnya dengan jernih dan bijak,” katanya.

Sebagai penutup, Ketua FMPN Lampung mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh pemberitaan yang menyesatkan.

“Pesantren bukan tempat kemewahan, tapi tempat pengabdian. Para kiai bukan simbol kekuasaan, tapi sumber teladan dan ilmu. Mari kita jaga marwah pesantren bersama-sama,” pungkas Yoksa adrinata”.

Follow WhatsApp Channel lensapost.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Mirza Pimpin Upacara HUT ke-81 RI Tingkat Provinsi Lampung, Kobarkan Semangat Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur
Massa Aksi ALAM BAKA Diterima Audiensi Ditjen Perkebunan, Surat Tuntutan Diproses
ALAM BAKA Demo di Danantara: Desak Audit Aset PTPN I dan Evaluasi KDMP-KNMP Lampung
Pemprov Lampung Raih Apresiasi Terbaik II Akses Penduduk terhadap Pelayanan Pendidikan Regional Sumatera
ALAM BAKA Guncang BGN, Bongkar Sisi Gelap MBG Lampung
Diterima Audiensi Kejagung, ALAM BAKA Desak Kasus Pesawaran, Way Kanan, dan Lampung Timur Dituntaskan
ALAM BAKA SAMBANGI KANTOR BGN: DESAK AUDIT TOTAL MBG DI LAMPUNG, JANGAN BIARKAN UANG RAKYAT HABIS TANPA DAMPAK
Sambut HUT ke-81 RI, PNIB dan FMPN Lampung Gelar Kirab Merah Putih di Bandar Lampung
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:02 WIB

Gubernur Mirza Pimpin Upacara HUT ke-81 RI Tingkat Provinsi Lampung, Kobarkan Semangat Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:17 WIB

Massa Aksi ALAM BAKA Diterima Audiensi Ditjen Perkebunan, Surat Tuntutan Diproses

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:04 WIB

ALAM BAKA Demo di Danantara: Desak Audit Aset PTPN I dan Evaluasi KDMP-KNMP Lampung

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:27 WIB

Pemprov Lampung Raih Apresiasi Terbaik II Akses Penduduk terhadap Pelayanan Pendidikan Regional Sumatera

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:02 WIB

ALAM BAKA Guncang BGN, Bongkar Sisi Gelap MBG Lampung

Berita Terbaru

PENDIDIKAN

Wagub Jihan Dorong Sarjana UNU Lampung Jadi Motor Ekonomi Desa

Sabtu, 22 Agu 2026 - 15:41 WIB