Prestasi!!, Jalan-jalan Dinas Habiskan Uang Rakyat 5,4 Miliar, apa output yang dirasakan masyarakat??

- Jurnalis

Selasa, 28 Oktober 2025 - 14:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG – Gerakan Rakyat Anti Korupsi Untuk Demokrasi (GRADASI) mengkritisi pengelolaan anggaran Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung yang dinilai tidak efisien.

Ketua Umum LSM GRADASI, Wahyu Hidayat, mengungkapkan adanya beberapa pos anggaran yang mencapai nilai fantastis dan perlu mendapat perhatian khusus dari publik.

“Kami menemukan dua pos anggaran yang sangat mencengangkan di Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung. Pertama, Belanja Perjalanan Dinas Biasa mencapai Rp 4,98 miliar untuk 23 paket kegiatan, ditambah Belanja Perjalanan Dinas Paket Meeting Luar Kota sebesar Rp 435,5 juta untuk 8 paket kegiatan. Total perjalanan dinas mencapai Rp 5,4 miliar lebih,” ungkap Wahyu Hidayat di Bandar Lampung, Minggu (26/10/2025).

[ADS SPACE IKLAN]

Wahyu menjelaskan, yang menjadi persoalan adalah perjalanan dinas tersebut dikerjakan secara swakelola oleh dinas, bukan melalui pihak ketiga.

“Angka Rp 5,4 miliar untuk perjalanan dinas yang dikelola sendiri oleh Dinas Ketahanan Pangan ini sangat fantastis. Kami mempertanyakan kemana saja perjalanan dinas tersebut dan apa output konkretnya bagi ketahanan pangan dan kesejahteraan petani di Lampung,” tegasnya.

Selain perjalanan dinas, LSM GRADASI juga menyoroti Belanja Makanan dan Minuman Rapat yang mencapai Rp 1,03 miliar untuk 12 paket kegiatan.

“Ini juga angka yang sangat besar. Bayangkan, lebih dari Rp 1 miliar hanya untuk makan minum rapat. Kalau dibagi rata, satu paket kegiatan rapat menghabiskan Rp 86,5 juta. Padahal ini dinas yang seharusnya fokus pada ketahanan pangan rakyat, bukan makan minum pejabat,” ujar Wahyu dengan nada kritis.

Rincian Lengkap Anggaran Dinas Ketahanan Pangan yang DisorotBerikut rincian lengkap 11 pos anggaran Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung yang disampaikan LSM GRADASI:

Baca Juga :  "Baliho Anak Walikota Diduga Langgar Perwali", Pemkot Bandar Lampung Seolah Pasang Badan

Belanja Perjalanan Dinas Biasa Jumlah paket: 23 kegiatanTotal anggaran: Rp 4.982.375.006

Belanja Perjalanan Dinas Paket Meeting Luar KotaJumlah paket: 8 kegiatanTotal anggaran: Rp 435.544.000

Belanja Modal Alat Kantor LainnyaTotal anggaran: Rp 187.385.000

Belanja Bahan Kimia dan Pupuk (Pupuk Organik)Total anggaran: Rp 3.600.000.000

Belanja Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor – Alat Tulis KantorJumlah paket: 33 kegiatanTotal anggaran: Rp 426.737.400

Belanja Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor – Bahan CetakJumlah paket: 21 kegiatanTotal anggaran: Rp 315.472.500

Belanja Makanan dan Minuman RapatJumlah paket: 12 kegiatanTotal anggaran: Rp 1.038.646.000

Belanja Modal KomputerTotal anggaran: Rp 215.575.000

Belanja Hibah Jasa Kepada Badan dan Lembaga Nirlaba Sukarela dan SosialJumlah paket: 2 kegiatanTotal anggaran: Rp 430.316.000

Belanja Sewa Bangunan Gedung Tempat PertemuanJumlah paket: 14 kegiatanTotal anggaran: Rp 932.720.000

Belanja Bahan-Bahan LainnyaJumlah paket: 4 kegiatanTotal anggaran: Rp 451.213.000

Total dan Tuntutan TransparansiDari 11 pos anggaran tersebut, total keseluruhan mencapai Rp 13.015.983.906 atau lebih dari Rp 13 miliar yang dikelola oleh Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung.

Baca Juga :  "Baliho Anak Walikota Diduga Langgar Perwali", Pemkot Bandar Lampung Seolah Pasang Badan

Wahyu Hidayat menilai, ada ketimpangan prioritas dalam pengelolaan anggaran dinas tersebut.

“Di satu sisi, petani Lampung masih banyak yang kesulitan akses pupuk dan input pertanian. Namun di sisi lain, dinas menghabiskan miliaran rupiah untuk perjalanan dinas dan makan minum rapat. Ini ironis dan perlu dipertanyakan,” kritik Wahyu.

Dalam menindak lanjuti temuan ini LSM GRADASI akan turun aksi di depan kantor dinas ketahanan pangan Provinsi Lampung menuntut transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran tersebut.

“Ini adalah wujud pengabdian kami kepada rakyat, kami akan terus menuntut dan mengawal penggunaan anggaran ini. Masyarakat dan petani Lampung berhak tahu kemana uang rakyat dibelanjakan. Kami mendesak Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung untuk membuka data secara detail, termasuk laporan pertanggungjawaban dari setiap paket kegiatan,” tandas Wahyu.

LSM GRADASI juga mengimbau aparat pengawasan, baik Inspektorat Provinsi Lampung maupun Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), untuk melakukan audit menyeluruh terhadap penggunaan anggaran Dinas Ketahanan Pangan tersebut guna memastikan tidak ada penyimpangan atau pemborosan keuangan daerah.

“Ketahanan pangan adalah soal hajat hidup orang banyak. Anggaran untuk ketahanan pangan harus benar-benar menyentuh petani dan masyarakat, bukan habis di perjalanan dinas dan meja rapat,” pungkas Ketua Umum Gradasi itu.

Follow WhatsApp Channel lensapost.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

“Baliho Anak Walikota Diduga Langgar Perwali”, Pemkot Bandar Lampung Seolah Pasang Badan
Gubernur Mirza Pimpin Upacara HUT ke-81 RI Tingkat Provinsi Lampung, Kobarkan Semangat Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur
Massa Aksi ALAM BAKA Diterima Audiensi Ditjen Perkebunan, Surat Tuntutan Diproses
ALAM BAKA Demo di Danantara: Desak Audit Aset PTPN I dan Evaluasi KDMP-KNMP Lampung
Pemprov Lampung Raih Apresiasi Terbaik II Akses Penduduk terhadap Pelayanan Pendidikan Regional Sumatera
ALAM BAKA Guncang BGN, Bongkar Sisi Gelap MBG Lampung
Diterima Audiensi Kejagung, ALAM BAKA Desak Kasus Pesawaran, Way Kanan, dan Lampung Timur Dituntaskan
ALAM BAKA SAMBANGI KANTOR BGN: DESAK AUDIT TOTAL MBG DI LAMPUNG, JANGAN BIARKAN UANG RAKYAT HABIS TANPA DAMPAK
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 13:04 WIB

“Baliho Anak Walikota Diduga Langgar Perwali”, Pemkot Bandar Lampung Seolah Pasang Badan

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:02 WIB

Gubernur Mirza Pimpin Upacara HUT ke-81 RI Tingkat Provinsi Lampung, Kobarkan Semangat Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:17 WIB

Massa Aksi ALAM BAKA Diterima Audiensi Ditjen Perkebunan, Surat Tuntutan Diproses

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:04 WIB

ALAM BAKA Demo di Danantara: Desak Audit Aset PTPN I dan Evaluasi KDMP-KNMP Lampung

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:27 WIB

Pemprov Lampung Raih Apresiasi Terbaik II Akses Penduduk terhadap Pelayanan Pendidikan Regional Sumatera

Berita Terbaru

Tanggamus

Ditemukan Dugaan Pencemaran Lingkungan, LSM-GILAS Kecam PT. ADL

Sabtu, 12 Sep 2026 - 12:58 WIB