BPS Lampung: Bawang Merah Sumbang Deflasi Pada Juli 2024

- Jurnalis

Kamis, 1 Agustus 2024 - 09:58 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung menyatakan bahwa komoditas bawang merah menyumbang deflasi bulan ke bulan di provinsi tersebut sebesar 0,16 persen di Juli 2024.

“Di Juli ini bila dilihat dari bulan ke bulan Lampung mengalami deflasi sebesar 0,16 persen, dan berdasarkan kelompok pengeluaran, kelompok makanan, minuman dan tembakau memberikan andil deflasi sebesar 0,26 persen,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung Atas Parlindungan Lubis melalui keterangan secara daring di Bandarlampung, Kamis.

Ia mengatakan dari lima komoditas yang ada di dalam kelompok makanan, minuman, dan tembakau tersebut komoditas bawang merah menyumbang deflasi tertinggi sebesar 0,32 persen di Juli.

[ADS SPACE IKLAN]
Baca Juga :  Pemprov Lampung Dorong Implementasi Reformasi Tata Kelola Pertanahan Bersama ATR/BPN dan KPK

“Komoditas lainnya yang menyumbang deflasi selain bawang merah adalah tomat dengan andil 0,10 persen, cabai merah 0,08 persen, bawang putih 0,02 persen, dan susu cair kemasan 0,02 persen,” katanya.

Dia melanjutkan dan bila dilihat dari tahun ke tahun di Juli terjadi inflasi sebesar 2,55 persen, dimana kelompok makanan, minuman, dan tembakau memberikan andil inflasi sebesar 1,76 persen.

“Untuk lima komoditas dengan andil inflasi terbesar tahun ke tahun dari kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang tertinggi dari komoditas beras sebesar 0,40 persen,” ucap dia.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Dorong Implementasi Reformasi Tata Kelola Pertanahan Bersama ATR/BPN dan KPK

Kemudian kopi bubuk dengan andil 0,25 persen, sigaret kretek mesin dengan andil inflasi 0,20 persen, gula pasir 0,12 persen, dan ikan lele sebesar 0,10 persen.

“Dan bila dilihat inflasi berdasarkan wilayah tingkat inflasi tahun ke tahun tertinggi terjadi di Kabupaten Lampung Timur dengan besaran 3,63 persen dan yang terendah terjadi di Kabupaten Mesuji sebesar 1,73 persen,” tambahnya.

Follow WhatsApp Channel lensapost.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Lampung Dorong Implementasi Reformasi Tata Kelola Pertanahan Bersama ATR/BPN dan KPK
Bukan Sekadar Akses, Gubernur Mirza Tekankan Penghormatan terhadap Martabat Kaum Tuli
Gubernur Lampung: Rasa Aman Jadi Fondasi Pembangunan, Satlinmas Diminta Perkuat Kesiapsiagaan
HUT ke-81 PMI, Purnama Wulan Sari Mirza Perkuat Gerakan Kemanusiaan di Lampung
Pemprov Lampung Raih Peringkat I TPID Kinerja Terbaik Wilayah Sumatera
Pemprov Lampung Dorong Keseimbangan Konservasi Gajah dan Aktivitas Masyarakat
Gubernur Mirza Dorong Hilirisasi Komoditas untuk Percepat Pertumbuhan Ekonomi Lampung
Pemprov Lampung-KPPU Perkuat Sinergi Ciptakan Iklim Usaha Sehat dan Kompetitif
Berita ini 11 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Pemprov Lampung Dorong Implementasi Reformasi Tata Kelola Pertanahan Bersama ATR/BPN dan KPK

Senin, 28 September 2026 - 18:03 WIB

Bukan Sekadar Akses, Gubernur Mirza Tekankan Penghormatan terhadap Martabat Kaum Tuli

Kamis, 24 September 2026 - 18:01 WIB

Gubernur Lampung: Rasa Aman Jadi Fondasi Pembangunan, Satlinmas Diminta Perkuat Kesiapsiagaan

Kamis, 24 September 2026 - 18:00 WIB

HUT ke-81 PMI, Purnama Wulan Sari Mirza Perkuat Gerakan Kemanusiaan di Lampung

Kamis, 24 September 2026 - 17:58 WIB

Pemprov Lampung Raih Peringkat I TPID Kinerja Terbaik Wilayah Sumatera

Berita Terbaru