BPS Lampung: Pengangguran Turun, Serapan Tenaga Kerja Meningkat pada Februari 2026

- Jurnalis

Rabu, 6 Mei 2026 - 23:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung — Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung merilis kondisi ketenagakerjaan Provinsi Lampung periode Februari 2026 dalam agenda Rilis Berita Resmi Statistik yang digelar di Aula Raden Imba Kusuma, Selasa (5/5/2026).

Kepala BPS Lampung, Ahmad Riswan Nasution, menyampaikan bahwa kondisi ketenagakerjaan Lampung menunjukkan tren yang semakin membaik, ditandai dengan meningkatnya penyerapan tenaga kerja dan menurunnya tingkat pengangguran.

“Secara umum, terjadi penambahan jumlah penduduk bekerja serta penurunan pengangguran dibandingkan Februari tahun sebelumnya,” ujar Ahmad Riswan Nasution.

[ADS SPACE IKLAN]

Sepanjang Februari 2025 hingga Februari 2026, jumlah penduduk bekerja di Lampung tercatat meningkat sekitar 34,53 ribu orang. Kenaikan ini sejalan dengan pertumbuhan angkatan kerja sebesar 0,59 persen, meskipun peningkatan pada kelompok bukan angkatan kerja tercatat lebih tinggi, yakni 3,10 persen.

Dari sisi komposisi, jumlah penduduk bekerja meningkat 0,71 persen, sementara jumlah pengangguran mengalami penurunan sebesar 2,17 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

BPS juga mencatat, tingkat pengangguran terbuka (TPT) Lampung pada Februari 2026 berada di angka 3,95 persen, atau setara sekitar 202,32 ribu orang. Angka ini menurun dibandingkan Februari 2025, menjadi sinyal positif bagi pasar kerja di daerah.

Jika dilihat berdasarkan jenis kelamin, tingkat pengangguran perempuan mengalami penurunan dari 5,07 persen menjadi 4,79 persen, menunjukkan semakin meningkatnya partisipasi perempuan dalam dunia kerja.

Namun, dinamika berbeda terlihat pada wilayah tempat tinggal. Tingkat pengangguran di perdesaan menurun dari 3,44 persen menjadi 2,87 persen, sementara di perkotaan justru mengalami kenaikan dari 5,21 persen menjadi 5,60 persen. Kondisi ini menjadi perhatian untuk dianalisis lebih lanjut oleh para pemangku kebijakan.

Dari sisi lapangan usaha, sektor pertanian masih menjadi penyerap tenaga kerja terbesar dengan kontribusi 44,03 persen, disusul sektor perdagangan besar dan eceran serta industri pengolahan.

Berdasarkan status pekerjaan, jumlah pekerja dengan status karyawan/pegawai mengalami peningkatan signifikan. Selain itu, jumlah penduduk yang berusaha sendiri juga meningkat, sementara pekerja keluarga tidak dibayar mengalami penurunan.

Kabar baik lainnya, proporsi pekerja formal terus meningkat. Pada Februari 2026, jumlah pekerja formal naik dari sekitar 1,43 juta orang menjadi 1,52 juta orang, sementara pekerja informal mengalami penurunan. Hal ini mencerminkan perbaikan kualitas lapangan kerja di Lampung.

Dari sisi pendidikan, sekitar 8,90 persen penduduk bekerja merupakan lulusan pendidikan tinggi. Namun, lulusan SD ke bawah masih mendominasi dengan porsi 36,46 persen, yang menjadi tantangan tersendiri dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Sementara itu, jika dilihat dari jam kerja, proporsi pekerja penuh (≥35 jam per minggu) mengalami peningkatan signifikan. Sebaliknya, kategori setengah pengangguran menurun, sedangkan pekerja paruh waktu mengalami sedikit peningkatan.

“Perbaikan struktur ketenagakerjaan ini diharapkan terus berlanjut melalui sinergi berbagai pihak, baik pemerintah maupun dunia usaha, dalam menciptakan lapangan kerja yang lebih luas dan berkualitas,” pungkasnya.

Rilis ini sekaligus menegaskan bahwa kondisi ketenagakerjaan Lampung pada awal 2026 menunjukkan arah yang semakin positif, seiring dengan pertumbuhan ekonomi daerah yang tetap terjaga.

Follow WhatsApp Channel lensapost.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

“Baliho Anak Walikota Diduga Langgar Perwali”, Pemkot Bandar Lampung Seolah Pasang Badan
Muktamar Ke-35, Mbak Khoir: PKB dan NU Satu Akar, Satu Cita-Cita, Satu Napas Perjuangan
Cegah Karhutla, Karang Taruna di Lampung Diminta Aktif Sosialisasi ke Masyarakat
Budiman AS Reses di Labuhan Dalam, Janji Dorong Aspirasi Warga ke Pemprov dan Pemkot
Harlah, PKB Lampung Tegaskan Komitmen Tebar Kebermanfaatan
Pemprov Lampung Dorong Implementasi Reformasi Tata Kelola Pertanahan Bersama ATR/BPN dan KPK
Fatikhatul Khoiriyah dilantik sebagai Ketua DPC PKB Lampung Utara, didampingi Agus Sulistio sebagai Sekretaris dan Hatami sebagai Bendahara.
Pemprov Lampung Perkuat Pengelolaan APBD Berbasis Kinerja untuk Dorong Pembangunan Berkualitas
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 13:04 WIB

“Baliho Anak Walikota Diduga Langgar Perwali”, Pemkot Bandar Lampung Seolah Pasang Badan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:34 WIB

Muktamar Ke-35, Mbak Khoir: PKB dan NU Satu Akar, Satu Cita-Cita, Satu Napas Perjuangan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Cegah Karhutla, Karang Taruna di Lampung Diminta Aktif Sosialisasi ke Masyarakat

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:30 WIB

Budiman AS Reses di Labuhan Dalam, Janji Dorong Aspirasi Warga ke Pemprov dan Pemkot

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:40 WIB

Harlah, PKB Lampung Tegaskan Komitmen Tebar Kebermanfaatan

Berita Terbaru

LAMPUNG

Evaluasi Total Keselamatan Tol Bakter

Selasa, 20 Okt 2026 - 12:02 WIB