Hari Ibu sebagai Momentum Refleksi, Kostiana Tekankan Peran Besar Ibu sebagai Fondasi Kehidupan

- Jurnalis

Senin, 22 Desember 2025 - 14:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, — Momentum Hari Ibu menjadi ruang refleksi yang mendalam tentang makna kehadiran seorang ibu dalam kehidupan serta keberlangsungan bangsa.

Wakil Ketua I DPRD Provinsi Lampung, Kostiana, menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya kepada seluruh ibu, khususnya para ibu di Provinsi Lampung, atas peran besar yang tak tergantikan dalam perjalanan kehidupan.

Menurut Kostiana, Hari Ibu bukan sekadar peringatan seremonial yang dirayakan setiap tahun, melainkan momentum untuk mengingat kembali bagaimana seorang ibu menjadi fondasi awal peradaban.

[ADS SPACE IKLAN]

Sejak mengandung, melahirkan, membesarkan, hingga mendidik anak-anaknya, seorang ibu telah menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, cinta, dan tanggung jawab sosial yang kelak membentuk pribadi-pribadi yang berkontribusi bagi lingkungan, bangsa, dan negara.

“Ibu adalah sekolah pertama bagi setiap manusia. Dari rahim dan asuhan ibu, lahir generasi yang menentukan arah masa depan bangsa. Karena itu, Hari Ibu adalah momentum penghormatan atas kerja sunyi perempuan yang menopang kehidupan,” ujar Kostiana, Senin (22/12/2025).

Ia menegaskan bahwa peran ibu tidak hanya terbatas pada ranah domestik, tetapi juga meluas dalam menjaga keseimbangan sosial, kebudayaan, dan lingkungan hidup.

Dalam konteks tantangan ekologis dan krisis lingkungan yang kian nyata, perempuan—terutama para ibu—memiliki peran strategis sebagai penjaga kehidupan dan perawat bumi.

Lebih lanjut, Kostiana menegaskan bahwa peringatan Hari Ibu harus dimaknai sebagai momentum penguatan peran strategis perempuan Indonesia.

Perempuan bukan hanya penopang keluarga, tetapi juga penjaga nilai-nilai kebudayaan, pelestari kearifan lokal, serta aktor penting dalam perjuangan keadilan sosial dan ekologis.

Menurutnya, Indonesia yang kuat dan berdaulat hanya dapat terwujud jika perempuan diberi ruang, peran, dan pengakuan yang setara dalam berbagai aspek kehidupan. Perempuan yang tangguh, sadar akan perannya, dan berakar pada nilai ideologis kebangsaan adalah pilar penting bagi keutuhan bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, Kostiana yang juga Bendahara PDI Perjuangan Lampung itu menyampaikan harapan kepada seluruh kader PDI Perjuangan, khususnya kader perempuan, agar terus memperkuat kontribusi dan kehadirannya di tengah masyarakat.

Ia mendorong perempuan kader partai untuk menjadi pelopor gerakan sosial, penggerak kepedulian lingkungan, serta penjaga nilai ideologi dan kebudayaan lokal.

“Perempuan PDI Perjuangan harus hadir sebagai kekuatan moral dan sosial. Berani mengambil peran strategis, menjadi teladan dalam merawat bumi, merawat kebudayaan, dan merawat kehidupan,” tegasnya.

Ia optimistis, dengan perempuan yang tangguh, berkesadaran ideologis, dan berpihak pada rakyat serta lingkungan, PDI Perjuangan akan semakin kokoh dalam memperjuangkan kepentingan rakyat dan masa depan Indonesia yang berkeadilan.

Momentum Hari Ibu, lanjut Kostiana, harus menjadi pengingat bahwa merawat ibu berarti merawat kehidupan itu sendiri. Menghormati perempuan berarti menjaga keberlanjutan bangsa. Dan dari tangan-tangan ibu yang merawat dengan cinta, Indonesia bertumbuh dengan harapan.

Ia menambahkan, masyarakat diharapkan dapat memaknai peringatan ini dengan lebih substansial. Menghormati ibu dan perempuan tidak cukup hanya dengan ucapan selamat satu hari dalam setahun, melainkan dengan memberikan ruang yang aman, setara, dan mendukung bagi mereka untuk berkembang setiap harinya. Hanya dengan cara itulah, cita-cita luhur para pendiri bangsa dan visi Indonesia Emas dapat benar-benar terwujud.

Follow WhatsApp Channel lensapost.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

“Baliho Anak Walikota Diduga Langgar Perwali”, Pemkot Bandar Lampung Seolah Pasang Badan
Muktamar Ke-35, Mbak Khoir: PKB dan NU Satu Akar, Satu Cita-Cita, Satu Napas Perjuangan
Cegah Karhutla, Karang Taruna di Lampung Diminta Aktif Sosialisasi ke Masyarakat
Budiman AS Reses di Labuhan Dalam, Janji Dorong Aspirasi Warga ke Pemprov dan Pemkot
Harlah, PKB Lampung Tegaskan Komitmen Tebar Kebermanfaatan
Pemprov Lampung Dorong Implementasi Reformasi Tata Kelola Pertanahan Bersama ATR/BPN dan KPK
Fatikhatul Khoiriyah dilantik sebagai Ketua DPC PKB Lampung Utara, didampingi Agus Sulistio sebagai Sekretaris dan Hatami sebagai Bendahara.
Pemprov Lampung Perkuat Pengelolaan APBD Berbasis Kinerja untuk Dorong Pembangunan Berkualitas
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 13:04 WIB

“Baliho Anak Walikota Diduga Langgar Perwali”, Pemkot Bandar Lampung Seolah Pasang Badan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:34 WIB

Muktamar Ke-35, Mbak Khoir: PKB dan NU Satu Akar, Satu Cita-Cita, Satu Napas Perjuangan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Cegah Karhutla, Karang Taruna di Lampung Diminta Aktif Sosialisasi ke Masyarakat

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:30 WIB

Budiman AS Reses di Labuhan Dalam, Janji Dorong Aspirasi Warga ke Pemprov dan Pemkot

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:40 WIB

Harlah, PKB Lampung Tegaskan Komitmen Tebar Kebermanfaatan

Berita Terbaru