Peringatan HAN ke-42, Purnama Wulan Sari Tekankan Perlindungan Anak Dimulai dari Keluarga dan Lingkungan

- Jurnalis

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung —- Ketua TP PKK Provinsi Lampung, yang juga selaku Bunda Forum Anak Daerah (FAD) Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, menghadiri Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Provinsi Lampung Tahun 2026 di Balai Keratun Lt. III, Kamis (23/7/2026).

​Peringatan HAN ke-42 tingkat Provinsi Lampung tahun ini mengusung tema nasional “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, yang merujuk pada Surat Edaran Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2026.

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Provinsi Lampung, yang akrab disapa Batin Wulan, menegaskan bahwa anak-anak merupakan anugerah, amanah, serta aset paling berharga yang menjadi penentu masa depan bangsa dan daerah.

[ADS SPACE IKLAN]

​”Anak-anak merupakan anugerah bagi kita semua. Sebagai generasi penerus bangsa, ada di tangan anak-anak kita yang mana mereka nanti akan menjadi penentu masa depan bangsa dan negara kita,” tegas Batin Wulan.

​Ia menjelaskan bahwa tanggung jawab pemenuhan hak anak bukan hanya berada di pundak orang tua, melainkan tugas kolektif seluruh elemen masyarakat dan pemerintah.

​”Oleh karena itu, peran ini bukan hanya peran orang tua saja, tetapi menjadi tanggung jawab kita semua, kita bersama-sama untuk memastikan setiap anak yang ada di tengah-tengah kita ini memiliki, mendapatkan, mempunyai hak yang sama. Dari mulai hak untuk hidup, hak untuk tumbuh, hak untuk berkembang, dan hak untuk mendapatkan kasih sayang yang sama dari kita semua, dari pendidikan, dari perlindungan, serta kesempatan anak-anak kita untuk berpartisipasi, untuk mereka terus mengasah potensi diri, untuk mereka terus mengembangkan kreativitas,” ujar Wulan.

Baca Juga :  Sinergi KPK, ATR/BPN, dan Pemprov Lampung Dorong Penyelesaian Persoalan Pertanahan

Batin Wulan​ juga menekankan pentingnya mendengarkan suara dan pendapat anak yang kerap terabaikan karena kesibukan orang tua. Menurutnya, setiap anak memiliki kepribadian yang sangat berharga dan berhak untuk dihormati serta didengar pendapatnya.

​Rangkaian Peringatan HAN ke-42 Provinsi Lampung berlangsung semarak dengan meluncurkan Ruang Aman Nyaman Anak (RANA), penyerahan bantuan bingkisan kepada anak panti asuhan, hingga peninjauan pameran karya anak. Pameran tersebut menampilkan berbagai inovasi luar biasa, di antaranya teknologi robotik karya siswa SDN 1 Gulagalik dan SDN 1 Sukarame yang berhasil meraih juara nasional, kerajinan tapis SMPN 2 Merbau Mataram, kerajinan kayu SMKN 5 Bandar Lampung, serta produk kuliner dari Forum Anak Daerah (FAD) dan SMKN 4 Bandar Lampung. Selain itu, dilaksanakan pula kunjungan dan pemberian bantuan spesifik ke Lembaga Pembinaan Khusus Anak(LPKA) Kelas II Bandar Lampung.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Dorong Implementasi Reformasi Tata Kelola Pertanahan Bersama ATR/BPN dan KPK

​Di tengah gempuran era digital, Batin Wulan secara khusus berpesan kepada anak-anak agar tetap memiliki kepedulian sosial yang tinggi terhadap lingkungan sekitar dan bijak menggunakan teknologi.

​”Bunda sangat mengharapkan anak-anak mempunyai kepedulian yang tinggi untuk apa? Untuk saling memperhatikan, memberikan dukungan satu sama lainnya, serta mencintai lingkungan, dan juga menggunakan handphone. Menggunakan handphone itu ada pada waktu dan tempatnya, gak boleh keasyikan sendiri dan juga harus tetap diawasi oleh orang tua,” imbaunya.

Mengakhiri sambutannya, Batin Wulan menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran Dinas PPPA Provinsi Lampung, Forkopimda, serta mitra kerja daerah yang terus bersinergi mewujudkan Provinsi Lampung yang ramah anak demi menyongsong Indonesia Emas.

​Peringatan HAN ke-42 Provinsi Lampung turut diwarnai beragam penampilan bakat anak-anak daerah, mulai dari paduan suara Payu Kidah dan medley lagu anak dari GNLC, dongeng bahasa Lampung oleh Safatir Dafa Jaya siswa SDN 14 Tulang Bawang Udik, solo song oleh Matthew Benedict siswa SD Fransiskus 2, tari anak disabilitas, senam kreasi FGI Lampung, modern dance SMA Fransiskus Bandar Lampung, hingga pembacaan Al-Qur’an oleh siswa SLB Metro.

Follow WhatsApp Channel lensapost.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Lampung Dorong Implementasi Reformasi Tata Kelola Pertanahan Bersama ATR/BPN dan KPK
Sinergi KPK, ATR/BPN, dan Pemprov Lampung Dorong Penyelesaian Persoalan Pertanahan
Klaim Survei Rakata Terhadap “Kliennya” Dinilai Prematur, Kepuasan Publik 90 Persen Mirza-Jihan Perlu Ditelaah Ulang
“Baliho Anak Walikota Diduga Langgar Perwali”, Pemkot Bandar Lampung Seolah Pasang Badan
Gubernur Mirza Pimpin Upacara HUT ke-81 RI Tingkat Provinsi Lampung, Kobarkan Semangat Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur
Pengukuhan Paskibraka Lampung 2026, Wagub Jihan Tekankan Pentingnya Integritas dan Kebersamaan
Kepastian Hukum Aset Jadi Prioritas, Pemprov Lampung Dalami Riwayat Lahan Way Hui
Massa Aksi ALAM BAKA Diterima Audiensi Ditjen Perkebunan, Surat Tuntutan Diproses
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Peringatan HAN ke-42, Purnama Wulan Sari Tekankan Perlindungan Anak Dimulai dari Keluarga dan Lingkungan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Pemprov Lampung Dorong Implementasi Reformasi Tata Kelola Pertanahan Bersama ATR/BPN dan KPK

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Sinergi KPK, ATR/BPN, dan Pemprov Lampung Dorong Penyelesaian Persoalan Pertanahan

Jumat, 18 September 2026 - 15:06 WIB

Klaim Survei Rakata Terhadap “Kliennya” Dinilai Prematur, Kepuasan Publik 90 Persen Mirza-Jihan Perlu Ditelaah Ulang

Senin, 7 September 2026 - 13:04 WIB

“Baliho Anak Walikota Diduga Langgar Perwali”, Pemkot Bandar Lampung Seolah Pasang Badan

Berita Terbaru