Keselamatan Anak Didik Jadi Prioritas, PJJ di Provinsi Lampung Berlanjut hingga 10 September

- Jurnalis

Kamis, 10 September 2026 - 17:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung —- Pemerintah Provinsi Lampung memutuskan untuk menerapkan kembali Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau daring bagi seluruh satuan pendidikan pada 9–10 September 2026. Keputusan tersebut diambil menyusul peningkatan durasi erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) pada Selasa sore serta arah pergerakan angin yang membawa potensi sebaran abu vulkanik ke wilayah daratan Lampung.

​Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Gubernur Jihan Nurlela didampingi Sekdaprov Marindo Kurniawan dan jajaran saat menggelar konferensi pers di Ruang Command Center BPBD Provinsi Lampung, Selasa malam (8/9/2026).

​Wagub Jihan memaparkan, berdasarkan data pemantauan hingga pukul 18.00 WIB, status Gunung Anak Krakatau tetap berada pada Level III (Siaga). Meski sejak pagi tercatat empat kali erupsi dengan durasi di bawah 20 detik, aktivitas vulkanik susulan kembali melonjak pada pukul 17.56 WIB dengan durasi mencapai 31 detik dan amplitudo seismogram 54 mm.

[ADS SPACE IKLAN]

​”Namun ini yang menjadi stressing point kami adalah adanya erupsi susulan yang kemudian durasinya lebih panjang, kemudian arah anginnya menuju wilayah Provinsi Lampung,” ungkap Wagub Jihan.

​Menyikapi perkembangan tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung membatalkan rencana penyesuaian pembelajaran tatap muka terbatas yang sempat diwacanakan siang harinya, guna melindungi keselamatan anak didik dari ancaman paparan abu vulkanik.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Dorong Implementasi Reformasi Tata Kelola Pertanahan Bersama ATR/BPN dan KPK

​”Kami memutuskan untuk menyesuaikan kembali kebijakan tersebut di mana kegiatan belajar mengajar pada Rabu dan juga Kamis, yaitu 9 dan 10 September 2026, tetap dilaksanakan secara daring atau pembelajaran jarak jauh,” jelasnya.

​Selain sektor pendidikan, Pemerintah Provinsi Lampung bergerak cepat mengoptimalkan langkah penanganan darurat. Koordinasi intensif dilakukan bersama BNPB, BMKG, dan PVMBG, termasuk penyiapan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang saat ini tengah dievaluasi bergantung pada pertumbuhan awan potensial di atas wilayah Lampung. Distribusi masker, penyiraman jalur transportasi darat untuk mereduksi debu, serta uji laboratorium sampel abu vulkanik juga terus berjalan.

​Dalam kesempatan tersebut, Wagub turut menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa hilangnya satu unit speedboat yang membawa 5 orang jurnalis dan 3 awak kapal (ABK) di perairan perbatasan Selat Sunda saat bertugas meliput aktivitas vulkanik.

​”Kami turut mendoakan dan berharap seluruh jurnalis dan juga awak kapal ditemukan secara selamat dengan keadaan sehat dan selamat, dan kami juga menyampaikan penghiburan kepada keluarga yang saat ini senantiasa menantikan kabar dari orang-orang yang mereka cintai tentunya. Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi kita bersama bahwa aktivitas di sekitar Gunung Anak Krakatau memiliki risiko yang harus benar-benar diperhitungkan. Keselamatan harus menjadi prioritas kita bersama, termasuk bagi rekan-rekan media sekalian menjalankan tugas jurnalistik di lapangan,” tegas Wagub.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Dorong Implementasi Reformasi Tata Kelola Pertanahan Bersama ATR/BPN dan KPK

​Masyarakat kembali diingatkan untuk mematuhi radius bahaya 3 kilometer dari kawah aktif GAK serta tidak mudah terpengaruh hoaks. Warga juga diimbau selalu menggunakan masker, menutup ventilasi rumah saat paparan abu turun, serta menyiapkan tas siaga bencana.

​Menindaklanjuti taujihat Majelis Ulama Indonesia (MUI), Pemerintah Provinsi Lampung juga mengajak seluruh elemen masyarakat menggelar doa bersama dan Salat Istisqa memohon hujan pada Kamis, 10 September 2026, pukul 09.00 WIB bertempat di Lapangan Korpri, Komplek Kantor Gubernur Lampung.

​”Tetap tenang masyarakat sekalian, tetap waspada, saling menjaga, dan pastikan informasi yang kita terima berasal dari sumber resmi,” pungkas Wagub.

Follow WhatsApp Channel lensapost.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Lampung Dorong Implementasi Reformasi Tata Kelola Pertanahan Bersama ATR/BPN dan KPK
Bukan Sekadar Akses, Gubernur Mirza Tekankan Penghormatan terhadap Martabat Kaum Tuli
Gubernur Lampung: Rasa Aman Jadi Fondasi Pembangunan, Satlinmas Diminta Perkuat Kesiapsiagaan
HUT ke-81 PMI, Purnama Wulan Sari Mirza Perkuat Gerakan Kemanusiaan di Lampung
Pemprov Lampung Raih Peringkat I TPID Kinerja Terbaik Wilayah Sumatera
Pemprov Lampung Dorong Keseimbangan Konservasi Gajah dan Aktivitas Masyarakat
Gubernur Mirza Dorong Hilirisasi Komoditas untuk Percepat Pertumbuhan Ekonomi Lampung
Pemprov Lampung-KPPU Perkuat Sinergi Ciptakan Iklim Usaha Sehat dan Kompetitif
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Pemprov Lampung Dorong Implementasi Reformasi Tata Kelola Pertanahan Bersama ATR/BPN dan KPK

Senin, 28 September 2026 - 18:03 WIB

Bukan Sekadar Akses, Gubernur Mirza Tekankan Penghormatan terhadap Martabat Kaum Tuli

Kamis, 24 September 2026 - 18:01 WIB

Gubernur Lampung: Rasa Aman Jadi Fondasi Pembangunan, Satlinmas Diminta Perkuat Kesiapsiagaan

Kamis, 24 September 2026 - 18:00 WIB

HUT ke-81 PMI, Purnama Wulan Sari Mirza Perkuat Gerakan Kemanusiaan di Lampung

Kamis, 24 September 2026 - 17:58 WIB

Pemprov Lampung Raih Peringkat I TPID Kinerja Terbaik Wilayah Sumatera

Berita Terbaru