LBH Ansor Lampung Gandeng Pesantren Riyadatul Ulum, Fokus Pendampingan Hukum dan Mitigasi Bullying

- Jurnalis

Sabtu, 24 Januari 2026 - 13:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung — Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Lampung menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Pondok Pesantren Riyadatul Ulum, Lampung Timur, sebagai langkah memperkuat pendampingan hukum di lingkungan pesantren.

Ketua LBH Ansor Lampung, Sarhani, mengatakan kerja sama tersebut mencakup pendampingan hukum baik litigasi maupun nonlitigasi, penyuluhan hukum, serta program pemberdayaan bagi santri dan tenaga pendidik.

“MoU ini menjadi pintu masuk bagi LBH Ansor untuk memberikan pendampingan hukum secara menyeluruh, tidak hanya ketika persoalan hukum muncul, tetapi juga melalui edukasi dan penguatan kapasitas santri serta guru,” kata Sarhani, Sabtu, 24 Januari 2206.

Selain penandatanganan MoU, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan diskusi bertema Mitigasi Bullying di Pondok Pesantren.

[ADS SPACE IKLAN]
Baca Juga :  Pemprov Lampung Dorong Implementasi Reformasi Tata Kelola Pertanahan Bersama ATR/BPN dan KPK

Menurut Sarhani, diskusi itu merupakan langkah awal untuk memetakan persoalan yang kerap muncul di lingkungan pesantren.

Ia menjelaskan, inventarisasi masalah menjadi penting agar langkah pendampingan yang dilakukan tidak bersifat reaktif, melainkan preventif dan berkelanjutan.

“Diskusi ini bukan sekadar forum wacana, tapi upaya awal kami untuk memahami persoalan riil yang dihadapi pesantren, khususnya terkait bullying,” ujarnya.

Sarhani menegaskan, LBH Ansor tidak ingin kerja sama tersebut berhenti pada tataran formalitas administratif.

Ia menekankan adanya komitmen serius untuk melakukan pembinaan hukum secara berkelanjutan di pondok-pondok pesantren.

“Santri dan pesantren adalah aset bangsa. Mereka harus dijaga dan dilindungi, karena santri merupakan generasi penerus bangsa. Karena itu, pendampingan hukum ini harus berjalan nyata, bukan sekadar simbolik,” kata Sarhani.

Kegiatan diskusi dan penandatanganan MoU tersebut dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya Kepala Biro Hukum Pemerintah Provinsi Lampung, Ketua PW Ansor Lampung, Kepala Dinas P3AP2KB, perwakilan Kementerian Agama Lampung Timur, serta sejumlah perwakilan pondok pesantren di wilayah setempat.

Baca Juga :  Gubernur Lampung Dorong Pelatihan Vokasi Sesuai Kebutuhan Industri, Siapkan Anak Muda Jadi Pencipta Lapangan Kerja

Dengan adanya kerja sama ini, LBH Ansor Lampung berharap tercipta lingkungan pesantren yang aman, inklusif, serta memiliki kesadaran hukum yang kuat, baik bagi santri maupun para pengelola pesantren.(**)

Follow WhatsApp Channel lensapost.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Lampung Dorong Pelatihan Vokasi Sesuai Kebutuhan Industri, Siapkan Anak Muda Jadi Pencipta Lapangan Kerja
Pemprov Lampung Dorong Implementasi Reformasi Tata Kelola Pertanahan Bersama ATR/BPN dan KPK
Pemkot Jangan Diam! Perkumpulan Alumni UIN Ancam Kerahkan Massa Bila Pesta Ghoib Halloween di Viper Tetap Jalan
Bukan Sekadar Akses, Gubernur Mirza Tekankan Penghormatan terhadap Martabat Kaum Tuli
Gubernur Lampung: Rasa Aman Jadi Fondasi Pembangunan, Satlinmas Diminta Perkuat Kesiapsiagaan
HUT ke-81 PMI, Purnama Wulan Sari Mirza Perkuat Gerakan Kemanusiaan di Lampung
Pemprov Lampung Raih Peringkat I TPID Kinerja Terbaik Wilayah Sumatera
Pemprov Lampung Dorong Keseimbangan Konservasi Gajah dan Aktivitas Masyarakat
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 14:04 WIB

Gubernur Lampung Dorong Pelatihan Vokasi Sesuai Kebutuhan Industri, Siapkan Anak Muda Jadi Pencipta Lapangan Kerja

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Pemprov Lampung Dorong Implementasi Reformasi Tata Kelola Pertanahan Bersama ATR/BPN dan KPK

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:08 WIB

Pemkot Jangan Diam! Perkumpulan Alumni UIN Ancam Kerahkan Massa Bila Pesta Ghoib Halloween di Viper Tetap Jalan

Senin, 28 September 2026 - 18:03 WIB

Bukan Sekadar Akses, Gubernur Mirza Tekankan Penghormatan terhadap Martabat Kaum Tuli

Kamis, 24 September 2026 - 18:01 WIB

Gubernur Lampung: Rasa Aman Jadi Fondasi Pembangunan, Satlinmas Diminta Perkuat Kesiapsiagaan

Berita Terbaru