JAKARTA — Ketua Umum Aliansi Rakyat Mahasiswa Anak Daerah (ARMADA), Aris Tama, mengapresiasi Nusadaya Academy atas upayanya membuka peluang bagi generasi muda Indonesia untuk mengikuti program magang internasional di industri perhotelan.
Menurut Aris, program tersebut menjadi langkah strategis dalam meningkatkan keterampilan, pengalaman kerja, dan daya saing generasi muda Indonesia agar mampu beradaptasi dengan standar industri global.
Aris juga mengapresiasi Founder sekaligus Pembina Yayasan, Bapak Radep Riyantoro, atas kontribusinya dalam mendorong pengembangan pendidikan vokasi yang berorientasi pada kebutuhan dunia kerja.
Nusadaya Academy, yang dikenal sebagai Akademi Pariwisata Widya Dharma di Bandar Lampung, berfokus pada pendidikan vokasi bidang perhotelan dan pariwisata. Pembelajaran berbasis praktik serta kesempatan magang di industri diharapkan dapat membantu mahasiswa mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja profesional.
“Program magang internasional memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk belajar langsung di dunia industri, memperluas jaringan, meningkatkan keterampilan, dan membangun pengalaman kerja yang berharga,” ujar Aris Tama.
Ia menilai, pengalaman internasional tidak hanya memberikan manfaat bagi mahasiswa secara individu, tetapi juga berpotensi meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia di sektor pariwisata dan perhotelan.
Karena itu, Aris mendorong agar kesempatan magang internasional dapat diperluas sehingga semakin banyak anak muda dari berbagai daerah memperoleh akses terhadap pengalaman kerja berstandar global.
“Anak muda tidak cukup hanya menguasai teori. Mereka juga membutuhkan keterampilan, kedisiplinan, pengalaman, dan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan kerja internasional,” tegasnya.
Aris berharap Nusadaya Academy terus memperkuat kolaborasi dengan industri serta memperluas peluang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi dan membangun masa depan yang lebih baik.
“Pendidikan dan pengalaman industri harus berjalan beriringan. Magang internasional bukan sekadar pengalaman bekerja, melainkan investasi sumber daya manusia untuk menciptakan generasi muda yang kompeten, mandiri, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.
















Komentar